Nov 252011
 

TANGERANG, KOMPAS.com — Pertemanan lewat Facebook kembali menelan korban remaja. Setelah Marietta Nova Triano (14), siswi SMP Surabaya yang menghilang dari rumah tantenya di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, kali ini hal tersebut menimpa AS (14), warga Ciledug, Kota Tangerang. Korban menghilang bersama AMJ (21), warga Ngawi, Jawa Timur, dari rumah selama empat hari dari tanggal 1 hingga 4 Februari. Mereka ditangkap saat berada di sebuah hotel di Cibitung, Bekasi, Kamis (4/2/2010). (http://megapolitan.kompas.com/read/2010/02/11/17080896/Lagi…Remaja.Jadi.Korban.Facebook)

Ayahbunda, cuplikan berita di atas hanyalah salah satu contoh dari banyaknya kasus yang terjadi karena dipicu oleh hadirnya situs pertemanan yang sangat digandrungi oleh masyarakat Indonesia saat ini yaitu Facebook (fb). Kehadiran fb tidak hanya menarik bagi kelompok usia tertentu tetapi dari anak-anak sampai orang dewasa, dan Indonesia secara konsisten menduduki tiga besar untuk peringkat  jumlah pemilik account fb di dunia, walaupun tingkat pengguna internetnya kalah tinggi dengan beberapa negara lain di Asia (http://www.internetworldstats.com/). Itu berarti kebanyakan orang di Indonesia menggunakan internet hanya untuk mengakses atau membuka account fb.

Selain facebook, saat ini banyak sekali bentuk media sosial (fb, microblog twitter, blog, forums dll) yang dapat diakses dengan mudah oleh siapa saja. Tapi tahukah ayahbunda, jika sebetulnya ada batasan umur tertentu untuk mengakses berbagai sarana tersebut? Misalnya fb memberikan batas umur mulai 13 tahun keatas untuk dapat memiliki accountnya. Tetapi ketentuan tersebut seringkali tidak kita perhatikan, bahkan cenderung dilanggar terbukti dengan dimilikinya account fb oleh putra putri kita yang masih berumur di bawah 13 tahun. Contoh lain adalah adanya berbagai ketentuan yang telah dituliskan oleh pihak pengelola fb bahwa mereka berhak memiliki semua data yang ada pada account kita, misalnya photo atau video yang pernah diupload, atau beberapa saat yang lalu pengguna perangkat blackberry dikagetkan dengan terekamnya semua nomer kontak pada blackberry di account fb jika kita menginstall fb pada perangkat blackberry tanpa melakukan setting tertentu.

Gambaran di atas memperlihatkan bahwa kita harus memiliki pengetahuan yang cukup baik untuk berbagai bentuk media baru (media yang berbasis internet) yang ada saat ini, terutama jika media tersebut seringkali digunakan oleh putra putri kita. Media baru sangat rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan, pelecehan dan hal-hal yang tidak diinginkan walaupun tidak dapat kita pungkiri bahwa kehadiran media baru tersebut banyak sekali memberikan manfaat untuk kehidupan kita sehari-hariAyahbunda, paparan saya ini mungkin tidak dapat memuat semua hal yang berhubungan dengan media baru, karenanya kali ini saya akan membahas khusus tentang fb saja dan semoga bisa dilanjutkan dengan tulisan lainnya. Beberapa hal penting yang perlu diketahui adalah :

1. Ayahbunda harus memiliki keinginan untuk mengenal lebih jauh tentang teknologi khususnya berbagai bentuk media baru. Menurut Bayne dan Ross (2007) terdapat perbedaan besar antara generasi muda saat ini yang disebut dengan digital native dengan generasi pendahulunya. Generasi sekarang bergerak cepat, memperoleh informasi lebih mudah, dapat bekerja multitasking, menyukai gambar daripada teks, menyukai permainan/multimedia dan akrab dengan perangkat digital. Hal tersebut harus diimbangi dengan pengetahuan yang baik tentang media baru dari pihak orang tua.

2. Jika ayahbunda memiliki putra putri yang telah mempunyai account fb dan aktif menggunakannya maka ayahbunda juga sebaiknya memiliki account fb dan jadilah ‘friend’ (terhubung) dengan fb putra putri anda. Jika tidak, maka akan sulit mengawasi apa-apa saja yang ditulis, diupload dan dilakukan oleh putra putri kita jika kita tidak terhubung dengan fbnya, apalagi jika anak tersebut melakukan setting tertutup untuk fbnya.

3. Jika putra putri kita masih sangat kecil, usahakan ayahbunda mengetahui username dan password untuk akses. Tetapi biasanya untuk anak yang sudah beranjak remaja, maka ia akan keberatan jika kita mengetahuinya, karena menjadi ‘friend’ adalah salah satu cara untuk tetap dapat mengawasi fb ananda.

4. Secara rutin bukalah dan perhatikan fb putra putri ayahbunda. Fb memiliki banyak fitur, seperti home, wall, photos, friends, messages, events, notes, applications/games, groups dll. Seringkali kita hanya melihat sepintas wall putra putri kita dan terlihat aman-aman saja, padahal banyak yang harus diperhatikan selain apa yang terlihat di wall tersebut, yaitu :

a. Daftar friends. Lihatlah siapa-siapa saja yang menjadi friend dalam fb putra putri ayahbunda. Jika ada yang mencurigakan tanyakan kepada sang anak tentang identitas orang tersebut. Kita dapat menghapus fb seseorang dari daftar friend jika dirasa mengganggu. Katakan juga bahwa jangan selalu menerima permintaan pertemanan dari orang lain. Teliti terlebih dahulu apakah orang tersebut memang kita kenal. Banyak sekali para online predator yang mengincar anak dan remaja. Sebelum menerima permintaan tersebut kita bisa melihat mutual friend yang ada, jika orang tersebut benar-benar baru maka kita dapat mencari tahu terlebih dahulu tentang siapa orang tersebut. Biasanya kita bisa mencari informasi dengan melihat wall nya, melihat daftar friendnya, melihat status-statusnya dan jika wall nya disetting tertutup dan kita tidak kenal maka lebih baik tidak menerima permintaan tersebut walaupun dia memasang foto profilenya dengan foto seorang anak yang lucu atau foto-foto menarik lainnya.

b. Periksa update status putra putri ayah bunda dan beserta komentar yang menyertainya. Terkadang ada penggunaan bahasa-bahasa yang kurang pantas atau sang anak mendapat komentar-komentar yang kurang baik. Jika kata-kata tersebut mengganggu, maka status atau komentar tersebut bisa di delete. Mungkin terlihat sepele, tetapi hal ini adalah cikal bakal cyberbullying yang sudah terjadi pada media sosial. Melalui kata-kata cemooh, ancaman, kasar, hinaan dan lain-lain, seseorang bisa merasa terganggu bahkan timbul ketakutan dan stres. Update status juga sering digunakan untuk curahan hati (curhat) pemiliknya, hal ini bisa menjadi bahan incaran orang lain yang mencari anak atau remaja yang sedang bermasalah sehingga dengan caranya dia akan mendekati anak tersebut dan melancarkan aksinya.

c. Masih pada wall fb, saat ini banyak sekali online shop yang tidak jelas keberadaanya terutama yang menjual barang elektronik dengan harga murah. Jelaskan pada putra putri anda untuk tidak mudah percaya pada penawaran tersebut karena beberapa kasus penipuan telah terjadi melalui transaksi online (lebih hati-hati memilih antara tawaran yang benar dan yang tidak).

d. Periksa deretan photo/video yang ada, baik yang dikirim/di tag oleh orang lain ataupun yang diupload oleh anak anda sendiri. Banyak para pemerhati media yang menyarankan untuk tidak mengupload photo yang bersifat pribadi atau photo yang dapat mengundang para predator online. Bahkan jika kita bangga mengupload photo putra-putri kita yang berparas lucu, manis dan menggemaskan maka para pengamat justru tidak menyarankan hal tersebut karena para pedofilia sangat menikmati hal ini. Untuk video, perhatikan video kiriman dari friend yang ada, jika video tersebut mengandung hal-hal yang kurang baik maka segeralah untuk memintanya menghapus kiriman tersebut.

e. Sesekali dampingi putra putri anda ketika bermain games di fb. Lihatlah pilihan games apa yang dimainkannya. Lalu lihat juga tampilan layar ketika ia bermain games, karena ada iklan-iklan yang muncul di sisi kanan layar dan terkadang iklan tersebut adalah iklan untuk orang dewasa. Jika hal ini terjadi alihkan perhatiannya dan akhiri permainan tersebut, atau jika putra putri anda sudah bisa diajak berdiskusi maka berilah pengertian untuk hal tersebut.

Beberapa paparan di atas adalah hal-hal yang dapat kita lakukan untuk tindakan pencegahan dari dampak penyalahgunaan media baru. Intinya bahwa pengetahuan yang cukup harus dimiliki oleh para orang tua serta pendampingan yang tepat harus dilakukan. Kita tidak harus menjauhkan sama sekali dunia mereka dengan media baru karena masih banyak manfaat yang dapat diperoleh, tetapi cara penggunaan yang bijak serta pengawasan yang tepat akan membawa mereka menjadi lebih baik dan benar-benar merasakan dampak positif dengan kehadiran media baru.

Berikut tips melindungi anak di dunia maya (dikutip dari buku tentang “Mendampingi Anak dan Remaja di Era Digital” yang ditulis oleh rekan-rekan dari YPMA-Yayasan Pengembangan Media Anak, 2011) :

1. Selalu ingtakan anak-anak bahwa apa pun tindakan kita di dunia maya punya konsekuensi. Kita harus mendorong anak untuk “think before actions”. Apakah bahasa yang digunakan sopan dan pantas? Apakah mereka nyaman dengan photo dan video yang mereka posting?

2. Ingatkan mereka untuk membatasi apa pun yang mereka bagi di internet. Sekali photo itu diupload ke internet, maka selamanya photo itu akan beredar di internet dan kita tidak dapat mengontrolnya.

3. Dorong anak-anak untuk bersikap sopan, tidak hanya dalam komunikasi tatap muka tetapi juga dalam komunikasi secara online.

4. Batasi akses ke profil anak. Bantu anak-anak untuk mengatur profilnya di jejaring sosial agar tetap dalam setting “private”. Katakan pada mereka bahwa penting untuk memilih mana informasi yang bersifat private dan mana yang tidak. Jelaskan konsekuensi jika lalai menjaga informasi pribadi.

5.  Bicarakan dengan santai berbagai aktivitas yang mereka lakukan di internet. Tengoklah jejaring sosial yang mereka gunakan. Dalam merespon hal ini, kita tidak boleh reaktif. Gunakan pendekatan yang lebih bersahabat, bukan pendekatan investigatif.

Nah, bagaimana ayahbunda setelah membaca paparan di atas? Semoga ada manfaatnya dan Insya Allah masih banyak hal-hal yang ingin saya bagi untuk ayahbunda terutama yang berkaitan dengan penggunaan media oleh anak dan remaja. Mulai sekarang jadilah teman terbaik ananda baik di dunia nyata maupun di dunia maya…

woww, asik deh pokoknya…browsing bareng, nge-net bareng, fesbukan bareng, nge-games bareng…hehe

 

oleh : Irwa R Zarkasi (Bunda Ghani dan Hakim)

 

free gay porn
Fashion Eyeglasses Lighting Up Your Life
cartola fc The mood is ’50s Europe think The Talented Mr

Salvatore Ferragamo Handbags For Your Style
jogos de vestir size matters ln bryant marketing images

The adventure of a swimwear designer at MBIFW 2011
transformice So out I went and found some more summer dresses for her

HSN Management Discusses Q1 2013 Results
gay porn The result is a look that is eclectic and timeless

Any one have a frugal version of these ray ban sun glasses
anime porn What Is Metro Style

Business and Economy in Web World Directory
youjizz religions come into being the same way most movements do

The site on wedding photos
snooki weight loss fabulous shoppes narrows q4 lowering

Latest Trends In Fashionable Men’s Wear
miranda lambert weight loss but do not forget to wear high heels Oh

Sorry, the comment form is closed at this time.