Oct 252011
 

Namanya adalah Anny. Anny itu baik, pintar, rajin, cantik dan penyayang. Sekarang Anny tinggal bersama nenek. Oya, hari ini adalah hari pengumuman lulus SD, lho! Allhamdulillah Anny lulus SD Ladies dan masuk SMP. Tapi, kenapa ia kelihatan murung? Apa karena ia melihat pengumuman sendiri saja sementara yang lain ditemani orangtua?

Siang ini sangat panas. Anny baru saja pulang dari sekolah.Kreek… suara pintu rumah Anny terbuka. Terlihat sekali bahwa Anny anak yang rajin. Buktinya, rak buku tertata rapi, sofa tidak kotor, vas bunganya tidak pecah dan lukisan pun tidak berserakan. Ampun jika Anny tidak rajin. Oya, ruang tamu itu bercat biru muda, lho!

”Huh… capek sekali habis mengambil raport. Sebaiknya, aku membuat lemon tea dingin. Hari ini  hawanya panas sekali,” pikir Anny. Dia segera pergi ke dapur. Dapurnya bercat kuning. Keramiknya bergambar lemon.

Tiba-tiba, kruyuk… kruyuk… kruyuk… suara apa itu? Ya, itu adalah suara perut Anny yang lapar. Hari ini makan apa ya? pikir Anny. Dia mengambil nasi putih, keju, kecap, bawang merah, bawang putih, garam, tomat, cabe merah, sosis, telur, kacang polong, dan bakso. Banyak sekali bahan-bahannya. Dia ingin membuat nasi goreng.

15 menit kemudian, nasi gorengnya sudah jadi. Ting… tong… bel rumah Anny berbunyi. Siapa yang datang ya? pikir Anny dalam hati. dia menaruh nasi gorengnya di

dapur. Supaya tidak malu sama tamu. Anny langsung membukakan pintu. Tenyata yang datang adalah bu guru Jasmine. Dia adalah guru IPA Anny dari kelas satu sampai kelas enam. Anny mendapat ranking satu. Hebat sekali ya!

”Anny, kau ingin sekolah di SMP mana?” tanya bu Jasmine. Anny pun diberikan satu kertas yaitu, kertas formulir untuk memilih SMP. Anny berpikir untuk memilih SMP Fairy. Anny juga sempat untuk memilih SMP Majic atau SMP Ladies.

”Bu Jasmine, saya buatkan lemon tea ya!?”  kata Anny. Bu Jasmine menggeleng.

Bu Jasmine melihat jam. Ternyata sudah jam lima. ”Oya, Anny. cepat kau isi kertas formulir untuk memilih SMP. Bu Jasmine harus ke rumah Lily”.

Lily adalah teman Anny dari kelas satu SD. Lama sekali ya? Anny langsung mengisi formulir. Ia menulis nama, umur, TTL ( Tempat Tanggal Lahir), nama panjang, sekolah sebelumnya, dan ingin di SMP apa. Akhirnya, Anny memilih SMP Fairy. Bu Jasmine berterima kasih. Lalu, pergi meninggalkan Anny.  Setelah bu Jasmine pergi, Anny langsung menuju dapur dan melahap nasi gorengnya.

Tiba waktunya masuk SMP, Anny sudah berpakaian rapi. Dia memakai rok terusan (dress) warna hijau bergambar bunga melati sampai paha ditambah dua rok tumpuk dengan warna senada dan jilbab hijau muda. Anny langsung menuju SMP Fairy. Sesampai di SMP Fairy, dia melihat hampir semua anak kelas 1 SMP datang ke sekolah bersama orangtuanya. Tapi, Anny. hanya datang bersama neneknya. Tentang ibunya, Anny sudah tahu dari nenek bahwa ibunya sudah meninggal lima tahun lalu, karena sakit. Tentang ayahnya, nenek tidak pernah menceritakannya.

Teet… teet… bel sekolah pun berbunyi. Anny meninggalkan neneknya yang sedang rapat dengan guru di aula. Anny pun masuk ke ruang kelas 1 SMP. Hari ini, belum mulai pelajaran. Hanya perkenalan dengan wali kelas. Wali kelas Anny adalah pak Naufal. Pak Naufal mengajar musik di kelas 1, 2 dan 3 SMP.  Hari ini, pak Naufal mengajak murid-murid untuk bernyanyi senandung Al-Fatihah.

Teet… teet… bel pulang sekolah pun berbunyi. Anny segera menjemput neneknya di aula untuk pulang bersama. Sesampai dirumah, Anny bertanya pada nenek tentang ayahnya. ”Pak Naufal guru musik di SMP Fairy itu ayah kamu,” jawab nenek.

Anny bingung dengan jawaban nenek. Seandainya benar aku masih punya ayah, aku akan sayang dan turuti nasihatnya gumam Anny dalam hati sambil menangis.Keesokan harinya, ia menceritakan pada Lola dan Lily. Lola dan Lily sepakat untuk membuktikan bahwa pak Naufal adalah benar ayahnya Anny.

”Kita akan mengambil rambut pak Naufal dan Anny. Insya Allah berhasil,” kata Lily.”Kamu ke pak Naufal. Aku ke Anny. Adil kan?” ”Iya. Oke, sekarang ayo kita ke rumah mereka masing-masing,”

Lola dan Lily langsung meminta satu helai rambut mereka. Setelah diperiksa, ternyata tes DNA-nya berhasil! Lola dan Lily sangat senang. Akhirnya, Lily memberitahukan bahwasanya pak Naufal-lah ayah Anny. Anny dipertemukan dengan pak Naufal. Mereka saling berpelukan.

”Ayah, kenapa ayah menghilang begitu saja? Aku sangat membutuhkan ayah. Kira-kira lima tahun yang lalu, ibu meninggal karena sakit. Kenapa ayah hilang?” tanya Anny. Pak Naufal hanya berdiam. Lalu, menjawab ”Sekarang Anny tidak perlu sedih lagi. Pulanglah ke rumah ayah. Disana Anny punya pengganti ibu!” jawab pak Naufal. ”Makasih,” kata Anny sambil memeluk ayahnya. So sweet…

 

Karya : Khalisha Shafa Fawzya- Grade 5 

cartoon porn

Sorry, the comment form is closed at this time.