Jan 212011
 

Dalam rangka memperdalam pemahaman ananda akan teori mengenai drama yang diajarkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia, maka pada tanggal 21 Januari 2011 diadakan pementasan drama oleh siswa grade 3 A dan 3 B. Pementasan drama ini bertempat di hall dan disaksikan oleh siswa kelas 2 serta beberapa orang tua murid. Tampak pula beberapa orang juri yang memberikan penilaian, antara lain Ustadz Habibi, Ustadz Hardian, sedangkan dari pihak Komite Sekolah diwakili oleh Ibu Diana (bunda Dixa).

Pementasan drama yang dibimbing Ustadz Zainal, Ustadz Aminur dan Ms Yanti ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.30, setelah sebelumnya para siswa sempat berlatih sebentar sebelum pentas dimulai. Ustadz Zainal menjelaskan bahwa penilaian dewan juri adalah meliputi ekspresi, intonasi dan kesesuaian cerita. Peserta terdiri siswa kelas 3 A yang berjumlah 23 anak dan kelas 3 B yang berjumlah 22 anak, yang kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok. Selain penilaian terhadap penampilan kelompok, juga akan dipilih pemeran terbaik untuk kategori perorangan. Pementasan ini dibantu oleh Ms Yanti yang bertindak sebagai narator, meskipun ada juga kelompok yang naratornya dari kalangan mereka sendiri, misalnya Naufal yang bertindak sebagai narator untuk kelompoknya.

Setelah Ustadz Zainal membuka dengan ucapan basmalah dan menjelaskan aturan main yang harus ditaati oleh peserta, pementasan pun dimulai. Ketika setiap kelompok mendapat giliran naik panggung untuk pentas, masing-masing anggota kelompok tersebut harus memperkenalkan diri dan peran yang dimainkan. Hebatnya, baik tema, skenario maupun kostum yang dikenakan, semuanya dipilih dan dibuat berdasarkan kesepakatan para siswa sendiri.

   

Beberapa tema drama yang dipentaskan dalam kesempatan itu adalah Kisah Malin Kundang, Timun Mas Sang Pemberani, Teman Baru, Guruku tercinta, Sang Gembala dan Srigala. Satu hal yang menarik, tiap kisah ditutup dengan pesan moral yang ingin disampaikan, yang sebagian besar berupa kutipan hadits. Misalnya Kisah Sang Gembala dan Serigala yang ditutup dengan nasihat berupa hadits tentang kejujuran. Drama dengan tema Guruku Tercinta yang bercerita tentang kesedihan para murid karena harus berpisah dengan guru yang mereka sayangi, tampaknya khusus dipentaskan sebagai tanda cinta dan persembahan untuk Ms Anin yang akan mengundurkan diri dari Azhari.

Sedangkan drama dengan tema Sang Gembala dan Srigala, tampaknya menjadi drama yang paling menghebohkan di atas panggung. Tak lain karena diwarnai oleh penampilan Izzat dan gitarnya yang berperan sebagai gembala yang hobi bermain gitar sambil menyanyikan lagu tentang Gayus yang sedang jadi topik. Suasana panggung menjadi semakin heboh dengan suara hiruk pikuk saat pemeran srigala dengan topeng srigalanya naik ke panggung dan menyerang kawanan kambing yang kocarkacir dalam kisah tersebut.

Alhamdulillah dalam kesempatan itu setiap kelompok berhasil mementaskan tema pilihannya masing-masing dengan penuh keceriaan. Semua siswa tampak gembira dan memanfaatkan kesempatan untuk berekspresi itu dengan penuh antusiasme, meski ada juga beberapa yang tampak malu-malu. Juri dan penontonpun merasa terhibur karena sering dibuat tergelak-gelak dengan tingkah para siswa yang spontan, misalnya saling tuding ketika lupa giliran siapa yang seharusnya bicara, atau ketika tidak ingat dialog yang harus diucapkan.

Selamat kepada semua siswa kelas 3 yang telah berhasil mementaskan drama pilihannya dengan sangat baik. Semoga ananda semua tetap semangat dalam belajar dan berkarya, dan semoga program yang seru seperti ini bisa terus berlanjut.

Penulis : Ibu Yasmin (Bunda Alif)

black porn
 Posted by at 12:10 pm

Sorry, the comment form is closed at this time.