Feb 232015
 

 

photo 2(1)

 

Jakarta- Pembelajaran Qur’an merupakan jalan terdekat dan terbaik untuk mengenalkan anak kepada Allah sekaligus mampu membentuk karakter unggul pada diri anak. SD Azhari Islamic School Lebak Bulus merupakan salah satu sekolah yang menerapkan kurikulum pembelajaran Qur’an pada proses pendidikan mengadakan Mukhoyyam Qur’an untuk siswa kelas 4 sampai 6 di Rumah Alam KABEDA yang terletak di bilangan Beji, Depok Jawa Barat.(20/2)

Mukhoyyam dalam bahasa Indonesia dapat diartikan kegiatan berkemah. Hal yang berbeda dari pelaksanaan ini adalah seluruh rangkaian kegiatan berkemahnya diadakan untuk mendukung pembelajaran Qur’an dan bertemakan Qur’an. Kegiatan yang diikuti 124 peserta siswa dan siswi kelas 4 sampai 6 SD ini dilakukan di alam terbuka dengan muatan pembelajaran Qur’an di luar kelas dan sekolah. Selain mendapatkan antusiasme dari siswa, acara ini juga mendapatkan dukungan penuh orang tua murid yang tergabung dalam komite sekolah bahkan orang tua murid berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“sungguh luar biasa sambutan siswa, karena ada beberapa siswa yang tadinya menyatakan tidak ikut namun menjelang acara Mukhoyyam ini berlangsung mereka menyatakan bergabung dalam acara” tutur ustadz Zainal selaku koordinator acara mukhoyyam pada saat rapat koordinasi dengan pihak yayasan (18/2)

“tidak hanya siswa, namun orang tua juga menyambut semangat kegiatan ini bahkan mereka menghimpun beberapa keperluan akomodasi untuk acara tersebut” tambah Zainal(18/2).

SD Azhari Islamic School Lebak Bulus menetapkan target Hafalan Qur’an untuk siswanya sebanyak 18 Juz selama siswa mengenyam pendidikan 6 Tahun di sekolah, oleh karena itu perlu diadakan inovasi pembelajaran Qur’an yang membuat siswa nyaman serta antusias. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Dedy Martoni S.Pd M.Si selaku Direktur Sekolah dan juga Pengurus Pusat Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia pada saat koordinasi dengan para guru tahfizh Qur’an.

“Hendaknya kita senantiasa membuat inovasi-inovasi pembelajaran menghafal Qur’an agar memudahkan dan menumbuhkan motivasi kepada siswa, dan Mukhoyyam Qur’an ini hendaknya menjadi sarana agar siswa terbantu untuk focus menghafal dan mengulang-ulang hafalannya” tutur ustadz Dedy pada saat rapat persiapan akhir menuju acara. (18/2).

Kegiatan Mukhoyyam Qur’an ini dikemas secara menarik dan didominasi muatan Qur’an di dalamnya dengan cara yang menyenangkan dan tentu dilengkapi dengan kegiatan lainnya yang menunjang pengembangan minat dan keterampilan siswa. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Irawansyah selaku Kepala SD Azhari Islamic School Lebak Bulus dalam suatu wawancara.

“kami memasukan muatan belajar Al-Qur’an dalam games, salah satunya adalah pada pos 5 di mana ada kegiatan puzzle Qur’an yang mengharuskan anak merangkai ayat-ayat Al-Qur’an yang kami atur secara acak” tutur ustadz Irawan.

“selain itu kami memasukan kegiatan murojaah atau mengulang hafalan yang telah dimiliki oleh peserta” tambah Irawan (20/2)
Semoga kegiatan ini mampu memberikan Inspirasi bagi seluruh pelaksana pendidikan di nusantara bahwa Pembelajaran Al-Qur’an mampu menjadi solusi terhadap permasalahan dalam pendidikan Indonesia.

MHK/2015

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)